Lompat ke isi

Robert Brandom

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Robert Boyce Brandom (/ˈbrændəm/; lahir 13 Maret 1950) adalah seorang filsuf Amerika yang mengajar di University of Pittsburgh. Ia bekerja terutama dalam filsafat bahasa, filsafat pikiran, dan logika filosofis, dan karya akademiknya menunjukkan minat yang bersifat sistematis maupun historis dalam bidang-bidang tersebut. Karyanya menghadirkan “mungkin upaya pertama yang sepenuhnya sistematis dan secara teknis ketat untuk menjelaskan makna unsur-unsur linguistik berdasarkan penggunaan mereka yang diatur oleh norma sosial (‘makna sebagai penggunaan’, meminjam slogan Wittgenstein), sehingga juga memberikan penjelasan non-representasional tentang intensionalitas pemikiran dan rasionalitas tindakan.”[1]

Brandom secara luas dianggap sebagai bagian dari tradisi pragmatisme Amerika dalam filsafat.[2][3] Pada tahun 2003 ia memenangkan Mellon Distinguished Achievement Award.

Pendidikan

[sunting | sunting sumber]

Brandom memperoleh gelar BA pada tahun 1972 dari Yale University dan gelar PhD pada tahun 1977 dari Princeton University, di bawah bimbingan Richard Rorty dan David Kellogg Lewis.[4] Disertasi doktornya berjudul Practice and Object.[4]

Karya Brandom sangat dipengaruhi oleh Michael Dummett, pembimbing doktornya Richard Rorty, serta koleganya di Pittsburgh, Wilfrid Sellars dan John McDowell. Ia juga banyak mengambil inspirasi dari karya Immanuel Kant, G. W. F. Hegel, Gottlob Frege, dan Ludwig Wittgenstein.

Ia paling dikenal karena penyelidikannya mengenai makna linguistik atau semantik. Ia mendukung pandangan bahwa makna suatu ekspresi ditentukan oleh bagaimana ekspresi tersebut digunakan dalam inferensi (lihat semantik peran inferensial). Proyek ini dikembangkan secara panjang lebar dalam bukunya yang berpengaruh Making It Explicit (1994), dan secara lebih ringkas dalam Articulating Reasons: An Introduction to Inferentialism (2000). Salah satu bab dalam karya terakhir tersebut, “Semantic Inferentialism and Logical Expressivism,” menguraikan tema utama antara representasionalisme (tradisi yang mendasarkan semantik pada konsep representasi) dan inferensialisme (keyakinan bahwa suatu ekspresi bermakna karena diatur oleh aturan inferensi), serta hubungan inferensialisme dengan ekpresivisme logis (keyakinan bahwa “logika bersifat ekspresif dalam arti bahwa logika menjelaskan atau mengodekan aspek-aspek tertentu dari struktur inferensial praktik diskursif kita”).[5]

Brandom juga menerbitkan kumpulan esai tentang sejarah filsafat, Tales of the Mighty Dead (2002), sebuah sketsa kritis dan historis mengenai apa yang ia sebut “filsafat intensionalitas.” Ia menjadi editor kumpulan tulisan tentang filsafat Richard Rorty, Rorty and His Critics (2000). Brandom menyampaikan kuliah John Locke tahun 2006 di Oxford University, yang kemudian diterbitkan Oxford University Press dengan judul Between Saying and Doing: Towards an Analytic Pragmatism (2008). Pada 2019 ia menerbitkan A Spirit of Trust, sebuah buku tentang Phenomenology of Spirit karya Hegel.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. O'Shea, James R. (2010-12-13). "Review of Reading Brandom: On Making It Explicit" (dalam bahasa Inggris). ISSN 1538-1617.
  2. Hookway, Christopher (2012-11-29). The Pragmatic Maxim. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-958838-1.
  3. McDermid, Douglas (2015-03-05). Scottish Common Sense and American Pragmatism. Oxford University Press. hlm. 205–235.
  4. 1 2 https://sites.pitt.edu/~rbrandom/cv.html
  5. Perski, Olga; D'Lima, Danielle; Brown, James (2023-03-03). "FSA Quality Assurance Toolkit".